Susu Strawberry Dan Coklat, Kenapa Jadi Pisang?



Kronikamel, Jakarta - Susu strawberry dan coklat, kenapa jadi pisang? Mungkin terdengar aneh, tapi emang beneran ada lho, guys! Es pisang yang ingridients sesungguhnya itu susu strawberry dan coklat. Penasaran?

East Indische Koffie merupakan kafe di kawasan Tebet Raya, Jakarta yang memiliki menu coffee yang cukup menarik. Dengan mengusung konsep kafe nuansa rumahan, memberikan daya tarik tersendiri bagi setiap kalangan. Khusunya bagi para penikmat kopi Indonesia, karena tempat ini menyediakan berbagai kopi nusantara yang di olah sendiri.


 

East Indische sendiri merupakan bahasa Belanda yang berarti Hindia Belanda, sesuai dengan asal muasal kopi itu sendiri yang memang tercetus ketika zaman Van Den Bosch melakukan sistem Kerja Rodi dan VOC yang kemudian dibawa ke Indonesia. Nah, walaupun nama yang diusung oleh kafe ini berasal dari bahasa Belanda, tapi menu-menu coffee yang tersedia disini ga lepas dari cita rasa kopi Indonesia, lho.

Untuk kisaran harga di kafe ini pun terbilang relatif terjangkau, pas banget untuk kantong mahasiswa pastinya! Kafe ini tuh emang ga ngejual makanan yang berat-berat, karna menu disini dominan ke kopi-nya. Tapi ga cuma kopi doang yang jadi menu andalan bagi para customernya kok, ada Es Pisang yang menjadi kecintaan para pengunjung East Indische Koffie pastinya.



"Dengan harga 20 ribu udah bisa nyobain susu strawberry+coklat yang malah jadi rasa pisang, ditambah lagi suasananya serasa dirumah. Enak!" ujar Dea, customer East Indische Koffie.
Es Pisang yang merupakan menu andalan disini pun nyatanya diminati karna nama menunya yang unik, serta ingridientsnya yang sebenarnya diluar nalar. Coba deh bayangin, campuran susu strawberry dan coklat malah jadi pisang?



Nah, sebenernya tuh menu andalan non coffee ini emang bener campuran antara susu strawberry sama susu coklat. Tapi ternyata rahasianya adalah tambahan liquid rasa pisang di minuman itu, makanya jadi Es Pisang! Unik bukan?
"Sebenernya kalau ditegesin lagi rasanya malah dominan ke susu strawberry kok, tapi kadang banyak yang nyebut kok rasa pisang ya. Makanya minumannya dinamain Es Pisang deh." ujar salah satu Barista East Indische Koffie.
Tapi memang untuk menu Es Pisang ini tuh udah tersedia langsung dikemasan, jadi ga bisa liat proses pembuatannya, sih.

Seperti halnya yang diutarakan Marketing East Indische Koffie itu sendiri, bahwa memang penjualan terbesar yang diminati oleh customer terutama berasal dari nama-nama unik menu yang tersedia. Ga jarang juga bagi para orang-orang awam yang ga terlalu suka kopi tapi dateng ke kafe ini milih menu dari nama menu yang paling unik, kalian pasti juga ada yang begitu kan?


Mas Agung selaku marketing kafe ini pun menambahkan,
"Kafe ini tuh emang konsepnya untuk menciptakan rasa nyaman bagi para tamunya, atau mungkin tepatnya feel lyk home lah ya. Walaupun kecil tapi kita bener-bener berusaha membuat tamu-tamu kita tuh betah disini sama temen-temennya untuk sekedar ngobrol atau bahkan meeting dan ngerjain tugas."
 So, tunggu apalagi? Yuk cobain Es Pisang East Indische Koffie di Tebet!

Komentar

Postingan Populer