 |
| - Pintu Masuk Pemukiman Suku Baduy - |
Kronikamel, Banten - Mau wisata budaya tapi cuma punya waktu sedikit? Suku Baduy jawabannya! Suku yang masih kental akan adat istiadat leluhurnya ini memiliki daya tarik untuk dikunjungi.
Keanekaragaman suku yang terdapat di Indonesia pasti membuat kalian penasaran bukan?
Nah, salah satunya yang benar-benar cukup unik yaitu suku Baduy. Suku yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Letaknya memang tidak jauh dari Jakarta, tapi masyarakat suku tersebut masih sangat kental akan budayanya.
Walaupun memang sebagian besar masyarakatnya masih terisolasi dari dunia luar, desa yang ditempati para suku Baduy ini sudah ditetapkan sebagai salah satu tempat Wisata Budaya yang ada di Indonesia
lho,
guys. Jadi, kalau kalian ingin berkunjung sudah pasti boleh dong!
 |
| - Tempat Penyimpanan Hasil Panen Masyarakat Baduy - |
Aksesnya yang cukup mudah memang membuat daya tarik Wisata Budaya ke suku Baduy ini semakin tinggi. Tak hanya wisatawan lokal, namun juga wisatawan mancanegara pun ikut serta mengunjungi suku yang ada di Banten ini.
Dan dijadikannya Desa Ciboleger sebagai destinasi Wisata Budaya, hal ini menjadikan perekonomian masyarakat suku Baduy Luar tepatnya semakin meningkat. Karena dengan ramainya para pengunjung yang berwisata ke suku Baduy, memberikan peluang masyarakat Baduy untuk menjual barang dagangannya yang diproduksi sendiri serta hasil panennya yang merupakan ciri khas dari suku tersebut.
 |
| - Kain Tenun Yang Diproduksi Sendiri - |
Salah satunya produksi kain tenun khas Baduy ini lah yang menjadi mata pencaharian masyarakatnya, teteh yang ditemui Rabu lalu mengatakan bahwa kegiatan sehari-harinya ialah seperti ini.
"Sudah dari kecil diajarin nenun kayak gini, eh jadi kebiasaan."
Proses pengerjaan yang membutuhkan waktu 3-5 hari atau bahkan berminggu-minggu ini tergantung dari model dan kesulitan pembuatan kainnya, tambahnya.
 |
| - Pernak-Pernik Khas Baduy Yang Di Produksi Sendiri - |
Dan juga di desa ini tak luput dari cinderamata seperti aksesoris, seperti gelang-gelangan, gantungan kunci, tas dan lain sebagainya semuanya diproduksi secara handmade alias menggunakan tangan.
"Kebanyakan saya teh bikin gelang sama gantungan kuncinya dari serabut bambu yang diambil dari ladang, nah disini saya jualin. Soalnya yang pada main kesini tuh suka pada nanyain yang saya pake."
Ciri khas suku Baduy yang merupakan masyarakat yang memiliki mata pencaharian sekitaran pedesaan, namun itu lah yang menjadikan daya tarik para pengunjung untuk mengetahui lebih dalam lagi terkait adat serta budaya yang masih kental dianut oleh suku tersebut.
 |
| - Jembatan Kayu Baduy Luar - |
Karena adat yang masih kental, lingkungan pedesaannya pun masih sangat asri. Seperti di pegunungan, jalannya masih setapak beralas tanah, jembatan kayu untuk menyebrang diatas kali, dan tak ada wc
lho. Sehari-harinya memang suku ini tidak menggunakan apapun yang berbahan kimia. Makanya mereka tidak menggunakan sabun, pasta gigi, pewangi dan sebagainya, mereka hanya menggunakan hal seperti itu dari bahan alami yang ada disekitar mereka.
 |
| - Jalanan Setapak Untuk Ke Baduy Dalam - |
Fyi, perjalanan dari Baduy Luar ke Baduy Dalam itu cukup jauh lho,
guys. Menempuh jalanan setapak dengan perkiraan waktu 3-4 jam. Capek? Pasti sih, tapi bakal terbayar dengan keindahan alam yang disuguhkan selama perjalanan.
Tapi sayangnya untuk wilayah Baduy Dalam tidak diperbolehkan untuk menggunakan
gadget apapun itu, jadi saat sampai diperbatasan antar Baduy Luar dengan Baduy Dalam kita disuruh menyembunyikan
handphone dan kamera yang memang sedang dikalungkan. Dan juga gaada sinyal, mau dipake buat apa? Ya itung-itung latihan sebelum naik gunung beneran lah ya.
So, tunggu apalagi? Yuk Wisata Budaya ke Baduy!
 |
| - Saya, Di Desa Ciboleger Banten - |
Komentar
Posting Komentar